Kalau Zaskia Gotik injak pilar negara, lalu koruptor?

Kalau sebelumnya jagad televisi Indonesia dihebohkan dengan pernyataan rasis terhadap masyarakat Papua oleh penyanyi Cita Citata, kini satu lagi pernyataan penghinaan serupa kembali dikeluarkan oleh penyanyi Zaskia Gotik yang terkenal dengan debutnya Ajari Aku Tuhan. Yup, penyanyi semampai ini yang tampil dalam salah satu program tv swasta sempat mengeluarkan lontaran menyedihkan terkait lambang negara Indonesia, Pancasila.

Walau program acara tersebut tampil dalam suasana gurauan, namun tidak semua orang dapat menerima dugaan hinaan tersebut. Tak ayal, Zaskia pun banyak di bully di media sosial dan online. Bahkan karena tidak ada yang melapor kepada pihak kepolisian, dalam salah satu situs berita nasional disebutkan pihak kepolisianlah yang akan memperkarakan dugaan penghinaan tersebut.


Pernyataan Zaskia memang patut disesalkan. Atas kasus ini pula kita patut mensyukuri bahwa masih banyak orang Indonesia yang mencintai negaranya bahkan muncul beberapa tokoh yang menjadi negarawan baru dalam mengomentari Zaskia. Banyak pula yang numpang tenar alias aji mumpung!

Namun, kalau dikatakan bahwa Zaskia Gotik telah menghina dan menginjak pilar negara, lalu bagaimana dengan para koruptor yang justru banyak merusak tatanan bernegara kita? Kita masih patut mengapresiasi orang-orang semacam Zaskia Gotik dan Cita Citata yang dengan berurai airmata memohon maaf dan menyadari kesalahannya. Tapi coba bandingkan dengan koruptor-koruptor kelas kakap yang telah merusak tatanan bernegara masih dapat tersenyum lebar dan menyatakan bahwa dia tidak bersalah meski sudah mengenakan baju tahanan KPK. Bahkan beberapa dengan seenaknya menjalani kehidupan mewah ditahanan.




Masukkan email sobat untuk dapatkan berita terbaru: