Rasis, dua penumpang Palestina ini dipaksa turun dari pesawat oleh penumpang Yahudi

Ada-ada saja ulah para penumpang Yahudi ini. Saat akan menaiki pesawat, mereka dengan sombongnya meminta pihak maskapai untuk menurunkan dua penumpang Palestina.

Seperti dilansir dari Detik, sejumlah penumpang Yahudi menyebabkan penerbangan Aegean Airlines dari Athena menuju Tel Aviv tertunda berjam-jam. Gara-garanya ada dua orang penumpang Palestina dalam penerbangan bersama mereka.





Dengan dalih khawatir kedua penumpang Palestina itu adalah teroris, mereka menuntut agar kedua penumpang Palestina tersebut dikeluarkan dari pesawat, tidak ikut tinggal landas bersama mereka. Para penumpang Yahudi itu memaksa awak kabin agar memeriksa dokumen kedua penumpang Palestina.

Mereka tetap berdiri di lorong, sampai tuntutan mereka dipenuhi, demikian seperti dilansir Daily Mail, Selasa malam atau Rabu (6 Januari 2016) WIB. Akibat keributan tersebut, kapten pilot memutuskan untuk meminta polisi agar memeriksa dokumen kedua penumpang Palestina, tapi semua surat-surat terbukti beres.

Kedua penumpang Palestina akhirnya mengalah keluar dari pesawat, dengan kompensasi finansial dan tanggungan untuk penginapan di hotel. Pihak Aegean Airlines juga  menyampaikan permohonan maaf atas insiden yang tak diinginkan itu.
"Kami menyampaikan terimakasih kepada penumpang Palestina atas pengertian serta sikap kooperatif mereka dan kami memohon maaf atas kejadian itu," demikian juru bicara Aegean.

Masukkan email sobat untuk dapatkan berita terbaru: