al-Qur'an di bakar, pantaskah kita marah?

alquran alquran

Penduduk Kristen di Irak turun drastis

Kristen Irak Kristen Irak

Pandora dan Palestina

Pandora Pandora

Kondom

Kondom Kondom
Latest News

Hubungan diplomatik dengan Israel, mungkinkah?

Posted by ardhancn on July 8, 2011 , under | komentar (0)



Rada menarik juga membaca tulisan dari Bung Bandar Minyak di Kompasiana yang ditulis dengan judul menggebu: “Buka hubungan diplomatik dengan Israel!” Dalam tulisannya beliau menjabarkan tentang opininya bahwa Indonesia mestinya menjalin hubungan diplomatik dengan Israel daripada menjalin hubungan dengan negara-negara seperti Singapura, Malaysia dan terutama Arab Saudi. Indonesia harus menutup diri untuk negara-negara Timur Tengah. Alasannya karena banyak tenaga kerja kita yang di bunuh, di perkosa, di hukum dan lain-lain kejadian, kata Bung Bandar.

Kembali pada kemungkinan hubungan Indonesia-Israel, bisakah ini terjadi? Menurut Saya agaknya hal itu sedikit mustahil untuk saat ini. Karena apa?

Pemerintah Indonesia dalam hal ini selalu berpegang pada pembukaan UUD 1945, yang menyatakan bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan peri-kemanusiaan dan peri-keadilan. Apakah Israel sudah melaksanakan itu semua? Sepertinya tidak. Israel berdiri di tanah milik rakyat Palestina, itu yang disebut oleh berbagai literatur. Pemerintah Indonesia tidak bisa menerima itu. Mestinya sebuah negara berdiri diatas tanahnya sendiri, bukan dengan mencaplok tanah bangsa lain.
Atas dasar diatas, Indonesia bahkan tidak mengakui Israel sebagai suatu negara. Bagaimana mungkin akan menjalin hubungan dengan Israel yang negaranya sendiri tidak ada?

Indonesia memiliki rakyat dimana sebagian besarnya adalah Islam. Masyarakat Islam, tidak hanya di Indonesia melainkan juga dunia, memiliki anggapan bahwa Israel telah menggerus tanah bangsa Arab Palestina yang tak lain adalah Islam. Rasa persaudaraan dan saling memiliki muncul disini. Sehingga andaipun Pemerintah mencoba membuka kran diplomatik dengan Israel, tetap akan mendapat tentangan dari mayoritas rakyat. Jadi masih mustahil untuk menjalin hubungan dengan Israel.
Itulah beberapa alasan yang mungkin menjadi dasar bahwa Pemerintah tidak menjalin hubungan dengan Israel. Tetapi untuk sebagai suatu bangsa, dimana orang-orang Israel berbangsa dan beragama Yahudi, Pemerintah agaknya sangat membuka diri untuk mereka.

Walaupun Yahudi belum dianggap sebagai suatu agama resmi di Indonesia, namun komunitasnya tetap diterima disini.

Barangkali suatu saat Indonesia bisa menjalin hubungan dengan Israel, dalam situasi dan kondisi yang jauh lebih baik dari saat ini. Muslim di Indonesia jauh lebih bisa membuka diri, yakinlah.






Satu agama, jaminankah untuk tidak saling serang?

Posted by ardhancn on , under | komentar (0)



Sudah bosanlah kita mendengar pembelaan dari macam-macam orang:

“Kita satu agama makanya harus membela mereka”

“Kita satu agama, karena itu kita bersaudara”

“Bla..bla..bla..bla..”

Ada benarnya memang, harusnya seperti itu. Tapi apakah itu menjamin, karena satu agama tidak akan saling serang? Ternyata tidak. Agama apapun yang seseorang anut, Islam, Kristen, Hindu, Buddha, Yahudi atau agama lainnya, ternyata tidak mampu menjamin bahwa ia tidak akan menyerang orang lain yang seagama dengannya. Butuh bukti? Banyak.

Kerusuhan di Mesir demi menggulingkan Mubarak. Berapa jiwa yang tewas? Banyak. Padahal mereka seagama.

Kerusuhan untuk menggulingkan Khadafy. Berapa jiwa yang tewas? Padahal mereka seagama. Bahkan lebih parahnya sang Presiden memerintahkan militernya untuk memberangus para demonstran, yang tak lain tak bukan masih seagama dengannya.

Kaisar Sushun dari Jepang. Beliau di kudeta oleh kedua ibu surinya. Sushun dan teman-temannya dipancung tahun 1861 dengan alasan pengkhianatan.

Presiden AS John F. Kennedy yang dibunuh Lee Harvey Oswald pada 1963. Saya meyakini bahwa pembunuh sang presiden adalah orang yang seagama dengannya.

Bahkan sejak jaman nabi-pun pembunuhan, pengkhianatan, dan saling serang antar satu agama sudah sering terjadi.

Contoh diatas hanyalah sedikit dari begitu banyaknya kejadian di dunia, dimana orang yang sama-sama satu agama mampu saling serang.

Lalu latar belakangnya apa? Menurut Saya bahwa setiap orang memiliki begitu banyak hawa nafsu. Nafsu kekuasaan dan sebagainya. Memiliki begitu banyak keinginan dan kepentingan. Seagamapun ia dengan orang lain, namun memiliki kepentingan dan keinginan yang berbeda. Sama-sama saling memiliki kepentingan, sama-sama saling memiliki keinginan.

Ada baiknya dalam memandang orang lain kita jangan hanya melihat dia itu beragama apa, tapi lihatlah ia sebagai manusia secara utuh. Sebagai manusia yang sama-sama diciptakan oleh Tuhan.

Bisa jadi orang yang satu agama dengan kita menjadi orang yang paling besar memusuhi kita. Bisa pula orang lain yang tidak seagama dengan kita menjadi orang yang paling penting dan berarti dalam hidup kita.

Berkasih sayanglah sesama kita, bukan hanya pada yang seagama dengan kita.









Dapatkan penghasilan dengan menabung

Posted by ardhancn on , under | komentar (0)



Kemajuan teknologi informasi kini berkembang sangat pesat. Facebook, Twitter serta media sosial lain seolah tidak lagi membatasi kita terhubung dengan orang dari belahan dunia lain. Sepertinya hal inilah yang dimanfaatkan oleh banyak perusahaan baik jasa maupun barang untuk memperkenalkan produk mereka ataupun mencari pelangan.

Strategi seperti itulah yang diterapkan oleh salah satu bank swasta terkemuka di Indonesia, OCBC NISP. Bank ini dalam menarik minat nasabahnya memanfaatkan media Facebook, dimana kita yang telah memiliki tabungan di bank ini diminta memberikan referensi pembukaan tabungan kepada teman kita. Atas teman-teman yang berhasil kita ajak untuk membuka tabungan di bank ini, kita akan diberikan reward oleh bank. Dari situlah kita bisa mendapatkan penghasilan tambahan hingga Rp20juta rupiah. Menarik bukan?

Kemajuan teknologi tidak hanya membuat kita semakin terhubung dengan dunia luar, tapi juga mampu membuat kita semakin kreatif. Selamat kepada OCBC NISP atas kreatifitasnya sebagai bank yang mampu memanfaatkan teknologi informasi untuk tidak hanya menggaet nasabah, namun juga memberikan penghasilan tambahan.

Informasi lebih lanjut mungkin bisa melakukan googling dengan kata kunci SobaTanda. Karena itulah nama program dari bank ini.