Alasan Agus Yudhoyono masuk ke politik ini sangat mengejutkan

Agus Harimurti Yuhoyono baru saja mengumumkan pencalonannya untuk bertarung dalam kancah politik Pilkada DKI Jakarta 2017.

INSTAGRAM/@AGUSYUDHOYONO
Tentu saja pilihan tersebut membuat Agus harus meninggalkan dan mundur dari TNI, institusi yang selama ini menaungi dan tempatnya meniti karier.

Apa alasan Agus memilih meninggalkan TNI?

Banyak orang yang menyayangkan keputusannya itu. Bahkan sang ibu, Ani Yudhoyono sempat menolaknya untuk terjun menantang Ahok dalam pilkada.

Menurut Agus, keputusan itu tak mudah untuknya.
"Sejak tadi pagi saya mengikuti respons dari berbagai kalangan yang sangat beragam. Saya memahami pasti banyak yang sedih, menyayangkan dan mempertanyakan keputusan yang saya ambil tersebut, karena sesungguhnya saya memiliki karir dan masa depan yang baik di TNI," ujar Agus.
Agus mengatakan, keputusannya maju dalam Pilkada DKI karena ingin mengabdi untuk masyarakat Jakarta.

Dia menginginkan hukum dan keadilan semakin ditegakkan. Pemerintahan dikelola dengan tertib dan transparan serta terbebas dari penyimpangan.
"Saya memiliki tujuan yang baik, jika Allah SWT mengijinkan dan saudara saya, masyarakat Jakarta memberikan kepercayaan bersama bu Sylviana saya bertekad dan akan bekerja sekuat tenaga untuk memperbaiki Jakarta," kata Agus.
Dengan terbata dan menahan tangis, Agus mengungkapkan keputusannya untuk tidak lagi mengabdi di lingkungan TNI.
"Untuk jajaran TNI yang saya cintai dan saya banggakan. Saya katakan bahwa saya.siap untuk melakukan pengabdian yang lain di dunia politik dan pemerintahan," ungkap Agus.
"Sejatinya dari TNI pula saya belajar bahwa mengabdi untuk masyarakat tidak mengenal batas waktu dan tidak mengenal wilayah penugasan," kata dia.

Mengenal sosok Agus Harimurti Yudhoyono
Mayor Inf. TNI Agus Harimurti Yudhoyono, M.Sc., MPA., M.A. merupakan putra sulung dari mantan presiden  Susilo Bambang Yudhoyono. Lahir di Bandung, Jawa Barat 38 tahun silam, secara tidak terduga menjadi salah satu kandidat Calon Gubernur DKI Jakarta 2017.

Walau masih baru, sosok Agus Harimurti Yudhoyono dan Slylviana Murni yang diusung Koalisi Cikeas dinilai mampu meraih elektabilitas tinggi dalam Pilkada DKI 2017.

Pilihan untuk maju dalam Pilkada DKI 2017 tentu membuat Agus harus meninggalkan dan mundur dari TNI, institusi yang selama ini menaungi dan tempatnya meniti karier.

Agus mengatakan, keputusannya maju dalam Pilkada DKI karena ingin mengabdi untuk masyarakat Jakarta.

Bersama dengan Sylviana Murni, dia berharap diberi kepercayaan untuk membuat masyarakat Jakarta semakin maju, aman, tertib, meningkatkan perekonomian, kesejahteraan dan mengurangi kesenjangan sosial.

Walau tidak memiliki pengalaman birokrasi, pilihannya maju bersama Deputi Gubernur DKI bidang Pariwisata dan Kebudayaan Sylviana Murni dinilai bisa melengkapi Agus Yudhoyono. Kelemahan Agus dalam hal mengurus birokrasi dinilai bisa teratasi dengan adanya Sylviana.

Sumber: Tribunnews, Kompas

Masukkan email sobat untuk dapatkan berita terbaru: