Dalam khutbahnya, Imam Masjidil Haram sampaikan bahwa terorisme bukan Islam


Imam Masjidil Haram Abdul Rahman As-Sudais mengatakan terorisme bukan Islam dan tak ada kaitannya dengan IslamHal itu disampaikan dalam khutbah di hadapan lebih dari 1,8 juta jemaah haji di Masjid Nimra, Arafat, Minggu (11/9/2016).


Dalam khutbahnya itu, sang imam menyebutkan bahwa terorisme kini menjadi masalah besar yang harus dihadapi setiap pemimpin negara.
"Terorisme menjadi masalah terbesar dan Islam tak ada kaitannya dengan itu. Terorisme tidak memiliki landasan agama apapun," ucap sang imam.
"Islam menjamin hak tiap manusia dan tiap manusia memiliki hak yang sama. Ajaran Islam didasari oleh keadilan dan kesetaraan," katanya.
Al-Sudais juga mengingatkan jemaah agar menghindari kepentingan politik selama melakukan ibadah haji.
Seharusnya hari itu Mufti Besar Arab Saudi Abdul Aziz bin Abdullah Alu Syaikh yang memberikan khutbah di hadapan jemaah haji. Namun, karena alasan kesehatan, Al-Sudais menggantikannya.
Dalam kesempatan itu, Gubernur Mekkah Kahlid Al-Faisal juga hadir berterima kasih atas upaya pemerintah untuk menangani haji tahun ini.
Setelah itu, jemaah dijadwalkan untuk bergerak ke Muzdalifah dan mengumpulkan batu kerikil untuk ritual lempar jumrah di keesokan harinya.
Mengenal Abdul Rahman As-Sudais
Abdul Rahman As-Sudais (kadang ditulis Abdurrahman) merupakan Imam dan Khatib Masjidil Haram yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.
Beliau menjadi Imam dan Khatib di Masjidil Haram sejak tahun 1404 Hijr atau tahun 1984 Masehi. 
Abdul Rahman kecil menghabiskan waktunya di Riyadh, Arab Saudi. Menyelesaikan pendidikan sekolah dasar di al-Mutsanna bin Haritsah, dan melanjutkan studi di Ma'had 'Ilmi Riyadh (setara SMK). Beliau sudah menghafal al-Qur'an di usia 12 tahun.  
Pada tahun 1988 beliau menyelesaikan pendidikan magister dengan predikat cumlaude dari Universitas Islam Imam Muhammad bin Saud, dilanjutkan dengan mengambil gelar doktor di Universitas Umm Al-Qura. 
Dalam perjalanannya, di tahun 2005 Abdul Rahman dinobatkan sebagai tokoh Muslim tahun 2005 dari Penghargaan al-Qur'an International Dubai atas jasanya dalam bidang al-Qur'an dan Islam. (Daily Times/Premium Times Nigeria)
Sumber: Tribunnews.com; Wikipedia.com
Keyword: Terorisme bukan Islam, Terorisme, Ibadah haji

Masukkan email sobat untuk dapatkan berita terbaru: