Menyusuri pasar tradisional Indonesia

Menyusuri pasar tradisional di Indonesia seakan tiada habisnya. Berbagai kebutuhan dijual disini. Peminatnya juga tidak sedikit dan dari berbagai kalangan. Tak jarang ibu-ibu dari kalangan menengah keatas yang sudi menginjakkan kakinya ke pasar tradisional ini.


Hilangkan jauh-jauh fikiran bahwa pasar tradisional yang ada saat ini sebagian besar masih kumuh, becek, dan kotor. Walau ada, itupun hanya pada daerah-daerah terpencil. 


Apapun ada, berbagai barang kebutuhan pangan, sandang, dan papan ada banyak pedagang yang menjualnya dengan harga yang murah dibanding dengan toko waralaba yang kian menjamur kini, pandai-pandai kita untuk melakukan penawaran.

Pedagangnyapun ramah, cenderung lebih mirip keluarga sendiri. Tanpa sungkan mereka memberikan potongan harga yang jauh lebih murah.

Ibu Suryati, salah seorang pedagang mengatakan bahwa ia sudah cukup lama berjualan di pasar tradisional dan penghasilannya lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan membantu suaminya yang seorang buruh bangunan. Semua ia dapatkan karena kejujuran dan loyalitasnya kepada pembeli yang kebanyakan adalah langganannya.

Ditengah gempuran berbagai toko modern saat ini, nyatanya pasar tradisional masih diminati oleh masyarakat. Berbelanja disini ibarat sudah menjadi tradisi dan harus dipertahankan. Sejarahnya yang panjang menjadikan pasar tradisional sebagai sentra ekonomi rakyat yang mampu bertahan dalam kondisi ekonomi yang pelik sekalipun.

Masukkan email sobat untuk dapatkan berita terbaru: