Rp15 juta bagi yang laporkan politik uang dalam pilkada 9 Desember 2015

Pemilihan kepala daerah atau pilkada setiap tahunnya selalu membawa kisah dan cerita menarik dari masing-masing pasangan calon pemimpin daerah. Ada yang membagikan sembako, membuat berbagai acara menarik untuk mengumpulkan masa, bahkan hingga kampanye hitam, dll.

Pengumpulan massa dalam kampanye. (Gambar: Wikipedia)
Sebagaimana dilansir Tribun Lampung, di Way Kanan, Lampung misalnya. Dua pasangan calon mengajak warga mengawasi pergerakan yang mencurigakan. Mulai dari kampanye hitam hingga politik uang. Pasalnya, meskipun sudah ada badan pengawas, hal ini tidak menutup kemungkinan oknum-oknum tim pemenangan pasangan calon tertentu mengambil kesempatan dalam kesempitan.

Tim pemenangan salah satu calon bupati dan wakil bupati disanapun akhirnya menggelar sayembara dengan total hadiah Rp15 juta. Namun jumlah itu hanya dibatasi kepada enam warga, dimana Rp5 juta diberikan kepada warga pertama yang melapor, dan Rp10 juta sisanya dibagi lima bagi warga berikutnya.

Sayembara ini mensyaratkan adanya bukti berupa foto dan video dengan tujuan untuk memudahkan dalam menindaklanjuti laporan dan akan berakhir pada hari pencoblosan, yakni 9 Desember mendatang.

Bagaimana, Anda berminat?

Ayo kita dukung pilkada yang jujur dan bersih untuk Indonesia baru!

Masukkan email sobat untuk dapatkan berita terbaru: