Teror di Bandara Turki: ada darah dan bagian tubuh di mana-mana



'Ada darah dan bagian tubuh di mana-mana: sangat menakutkan saat militan melakukan pengeboman bunuh diri di terminal bandara Istanbul, Turki, dalam serangan yang mirip dengan gaya serangan di Brussels. Sedikitnya 41 orang tewas dan 239 lainnya terluka.'


  • Tiga ledakan mengguncang bandara Ataturk Istanbul dalam serangan bunuh diri yang terkoordinasi pada jam 8 malam waktu setempat.
  • Saksi mata melihat seorang polisi bergelut dengan pelaku beberapa saat sebelum ledakan mengguncang.
  • Sebanyak 41 orang dipastikan tewas, namun diperkirakan meningkat menjadi 50 orang, menurut pejabat Turki.
  • Laporan menyatakan bahwa ISIS yang harus disalahkan atas serangan gila itu, menurut kantor berita Turki mengutip sumber polisi.
THE GUARDIAN
Saksi telah menggambarkan kejadian yang sangat mengerikan saat tiba-tiba terjadi keributan dan bom meledak seketika. Seorang polisi disaksikan bergelut beberapa saat dengan pelaku yang kemudian lari untuk meledakkan dirinya.

Serangan ini terkoordinasi.

Sebuah cuplikan mencengangkan dan menunjukkan betapa dahsyatnya serangan yang terjadi di terminal kedatangan, tepatnya di depan pintu ruang kedatangan. 

23 korban adalah warga Turki dan 13 warga negara asing, kata seorang pejabat setempat. Setidaknya 41 orang telah dikonfimasi meninggal dunia, namun masih dapat bertambah hingga menjadi 50 orang, ujarnya.

Kronologis kejadian

Dalam cuplikan yang kini beredar luas, pelaku bersenjata terlihat berjalan melalui terminal kedatangan internasional sebelum jatuh - sepertinya ditembak oleh polisi.

Petugas kepolisian kemudian mendekati pelaku sebelum menyadari dia akan meledakkan rompi bunuh diri.

REUTERS

Beberapa saat kemudian, pelaku yang kesakitan meledakkan dirinya dan layar menjadi hitam kosong.

Diyakini, para pelaku datang ke bandara menggunakan taksi dan mencoba untuk melewati pemeriksaan x-ray keamanan di pintu masuk ketika mereka dihentikan petugas keamanan dan menyerang petugas dengan menembakkan pelurunya.

Dua dari penyerang kemudian meledakkan bom mereka di pintu masuk terminal setelah ditembaki polisi, sementara yang ketiga meledakkan dirinya di tempat parkir, menurut seorang pejabat Turki.

Perdana Menteri Turki Binali Yildrim mengatakan semua indikasi awal menunjukkan bahwa ISIS adalah pelakunya. Namun belum ada klaim pelaku atas kejadian ini.

Ketika ditanya apakah ada pelaku keempat yang melarikan diri, Yildrim mengatakan pihak berwenang belum memiliki penilaian akan hal tersebut tetapi tetap mempertimbangkan setiap kemungkinan yang ada.

THESUN
Bandara Turki memiliki pemeriksaan keamanan di kedua pintu masuk gedung terminal dan juga sebelum masuk ke gerbang keberangkatan.

Namun demikian, bandara tersibuk ketiga di Eropa ini telah lama menjadi target serangan, menurut BBC.

Himbauan kepada seluruh negara dan setiap orang, apapun agamanya
Presiden Recep Tayyip Erdogan mendesak dunia internasional 'bersama berjuang melawan teror, pengeboman keempat yang terjadi di Turki pada tahun ini saja.'

Dia mengatakan, 'Untuk kelompok teroris, tidak ada perbedaan antara Istanbul dan London, Ankara dan Berlin, Izmir dan Chicago, atau Antalya dan Roma.'

'Jika semua negara, semua umat manusia tidak mau bergabung, setiap hal paling menakutkan dalam pikiran kita akan terjadi satu persatu. Saya harap kejadian ini akan menjadi sebuah tonggak, titik balik dari perlawanan kita terhadap teroris di seluruh dunia.'

Dia menambahkan, 'Serangan, yang terjadi di bulan suci Ramadhan menunjukkan bahwa serangan terorisme tidak pernah menghargai iman dan nilai-nilai.'

Perdana Menteri David Cameron menggambarkan serangan teroris sebagai sesuatu yang sangat mengerikan.

Menteri Luar Negeri Philip Hammond mengatakan ia 'terkejut dengan serangan yang terjadi di Istanbul,' menambahkan 'pikiran kita tertuju dengan para korban dan keluarganya yang terkena dampak, kita harus membantu.'

Calon Presiden AS Donald Trump mengatakan ancaman terorisme 'belum pernah yang ada seperti ini.'

'Kita harus mengambil berbagai langkah untuk melindungi AS dari terorisme dan melakukan segalanya dalam kekuasaan kita untuk meningkatkan keamanan demi menjaga AS tetap aman.'

Saingannya, Hillary Clinton menambahkan bahwa 'semua orang AS bersatu dengan orang-orang Turki terhadap kampanye (kejahatan ini), melindungi mereka dari kekerasan dan kebencian.'

Berikut ini video detik-detik insiden mengenaskan yang terjadi di bandara Istanbul, Turki malam kemarin.

Masukkan email sobat untuk dapatkan berita terbaru: