Berita Terkini: Banyak korban tewas dalam teror di Nice adalah muslim


Sopir truk yang menewaskan setidaknya 84 orang di Nice, Perancis dikatakan berteriak 'Allahu Akbar' - Allah Maha Besar dalam bahasa Arab - sebelum dibunuh oleh petugas.

  • Kelompok pro-ISIS merayakan serangan, yang bertepatan dengan hari libur nasional paling penting Perancis.
  • Rincian korban yang tewas secara perlahan telah dipublikasikan oleh otoritas setempat.
Hamza Charrihi, 28 tahun, mengangkat kartu identitas milik ibunya yang tewas dalam serangan itu.

Dia mengatakan kepada media: "Dia mengenakan jilbab Islam dan mempraktikkan ajaran agama secara benar... Islam yang sebenarnya. Bukan salah satu teroris."

Banyak warga muslim dan Arab dilaporkan menjadi korban dalam serangan mengerikan ini.

Ada begitu banyak orang muslim yang menjadi korban. Hal itu bisa terlihat dari bahasa mereka, syal yang ditautkan di atas kepala mereka, satu keluarga Arab juga menjadi korban serangan tersebut.

Teroris atau bukan, pelaku yang menabrak ratusan orang yang sedang melihat perayaan kembang api dalam perayaan hari nasional Perancis adalah seorang penjahat dan tidak berakal sehat.

Dilaporkan oleh New York Times, tak lama setelah truk masuk ke TKP, salah satu korban pertama yang ditabrak truk adalah seorang wanita muslim.

Dalam rekaman terlihat truk dikejar oleh beberapa orang karena memasuki jalan yang sudah ditutup. 

Namun ketika di depannya tampak banyak kerumunan orang, truk besar ini justru mempercepat lajunya.








Masukkan email sobat untuk dapatkan berita terbaru: